PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikofarmakologi

Asetaminofen

acetaminophen

Ringkasan Singkat

Agen analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) umum yang sering digunakan sebagai alternatif aspirin.

Asetaminofen, yang juga dikenal luas sebagai paracetamol, adalah agen analgesik (penghilang rasa sakit) dan antipiretik (penurun demam) yang umum digunakan dengan efikasi yang mirip dengan aspirin. Berbeda dengan aspirin, asetaminofen tidak memiliki sifat antirematik atau anti-inflamasi yang signifikan. Obat ini didistribusikan dengan cepat dalam tubuh dan memiliki waktu paruh yang singkat, yaitu sekitar 2 jam. Asetaminofen sangat berguna bagi pasien yang tidak diperbolehkan mengonsumsi aspirin, misalnya penderita gangguan perdarahan.

Meskipun umumnya aman jika digunakan sesuai dosis, overdosis akut atau penggunaan dosis harian kronis dapat menyebabkan kerusakan hati yang fatal (hepatotoksisitas). Risiko ini meningkat secara signifikan jika dikonsumsi bersamaan dengan alkohol. Jika terjadi keracunan, intervensi cepat dengan pemberian N-asetilsistein diperlukan untuk mencegah kegagalan hati. Di Amerika Serikat, salah satu nama dagang yang paling dikenal adalah Tylenol.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Katzung, B. G. (2017). Basic and Clinical Pharmacology.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback